logoblog

Cari

Tutup Iklan

Dispora NTB Minta Zohri Tidak Diekspos Berlebihan

Dispora NTB Minta Zohri Tidak Diekspos Berlebihan

Prestasi membanggakan yang ditorehkan di kancah dunia berhasil melambungkan nama Lalu Muhammad Zohri. Nama Pemuda asal Dusun Karang Pengsor, Pemenang, Lombok

Olah Raga

Lulu walmarjan
Oleh Lulu walmarjan
18 Juli, 2018 07:56:43
Olah Raga
Komentar: 0
Dibaca: 1632 Kali

Prestasi membanggakan yang ditorehkan di kancah dunia berhasil melambungkan nama Lalu Muhammad Zohri. Nama Pemuda asal Dusun Karang Pengsor, Pemenang, Lombok Utara itu sontak menjadi viral karena berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Dunia Atletik U-20 yang berlangsung di Tampere, Finlandia. 

Ramainya pemberitaan tentang Zohri yang menghiasi baik media cetak maupun elektronik mendapat perhatian dari Dinas Pemuda Dan Olahraga NTB. Kepala Dispora NTB Hj. Husnanidiaty Nurdin saat jumpa pers kemarin menegaskan, bahwa Zohri masih memiliki PR besar yakni Asian Games 2018. Sehingga meski telah sukses meraih juara dunia. Zohri masih harus mempersiapkan diri untuk mengikuti event berkelas internasional yang akan di pusatkan di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus - 2 September 2018. 

"Jangan terlalu heboh memberitakan, dia masih kecil. Masih 18 tahun. Padahal Ujian berikutnya ini adalah Asian Games,"tegasnya. 

Ditambahkan Husnanidiaty bahwa pemberitaan tentang Zohri ini dikhawatirkan justru akan membuatnya menjadi tidak fokus dalam mempersiapkan diri mengikuti Asian Games. Kejuaraan IAAF U-20 sendiri merupakan kategori single event sementara Asian Games merupakan multi event yang akan diikuti oleh pelari yang usianya lebih dari 20 tahun.

"Saya takutnya Zohri menjadi tidak fokus karena ramainya pemberitaan yang heboh,"terangnya. 

 

Baca Juga :


Zohri merupakan satu dari 52 atlet binaan PPLP NTB. Zohri masuk PPLP pada tahun 2015. Orang pertama yang menemukan bakat larinya adalah Rosida guru olahraga Kelas 2 SMPN 1 Pemenang. Mengetahui bakat lari anak didiknya. Rosida pun mengirim Zohri ke PPLP NTB untuk dilatih kemudian dikirim ke PB PASI dibawah bimbingan Bob Hasan. Hingga kemudian menjadi juara dunia mengharumkan nama Indonesia. 

"Saya selalu ingatkan Zohri jangan sombong dan tetap jaga ibadah. Saya bangga dan bersyukur ada atlet kita yang berprestasi. Ingat Zohri bukan hanya milik kita, tapi milik Indonesia dan merupakan aset untuk kedepannya," ujar Husnanidiaty menutup penjelasannya. (Tim media).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan